Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda ยป Komisi VII Apresiasi Kepedulian Pemerintah Terhadap Pengendalian Emisi Karbon
    DPR

    Komisi VII Apresiasi Kepedulian Pemerintah Terhadap Pengendalian Emisi Karbon

    redaksiBy redaksi23 September 202442 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Komitmen pemerintah terhadap kelestarian lingkungan hidup dan kepedulian pengendalian emisi karbon patut mendapatkan apresiasi. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto, menyampaikan hal itu usai pertemuan  dengan PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) dan Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Pekanbaru, Riau, Jumat (20/9/2024).


    Diketahui belum lama ini DPR RI bersama kementerian ESDM menyetujui rancangan peraturan pemerintah tentang kebijakan energi nasional (RPP KEN). “Salah satu subtansi yang krusial dalam rancangan peraturan pemerintah tentang kebijakan energi nasional adalah pengembangan energi baru dan terbarukan sekaligus pengurangan penggunaan energi fosil dilakukan secara masif dengan tujuan tercapainya net zero emission,” kata Sugeng.


    Ia menjelaskan, program net zero emission tidak akan tercapai tanpa adanya dukungan dari semua pihak termasuk dari industri kertas. Secara global ada kecenderungan peningkatan emisi karbon yang dihasilkan oleh industri kertas karena komoditasnya saat ini masih prospektif mengingat permintaanya masih tinggi.


    Kinerja ekspor pulp and paper tercatat berkontribusi terhadap ekspor non migas. Dimana iklim investasi industri kertas cukup kondusif  meningkatkan peluangnya serta turunannya, tetapi harus menjaga aspek-aspek keberlanjutan lingkungan itu yang menjadi perhatian bersama.


    “Saya ingatkan terlebih industri semacam ini dimana bahan bakunya adalah batang pohon dan ranting-ranting pohon. Jangan sampai peningkatan kapasitas produksi yang dibuka betul meningkatkan nilai ekonomi, tetapi juga justru terjadi peningkatan deforestasi, kita tidak ingin itu harus imbang antara aspek-aspek ekonomi meningkatkan kapasitas dan sebagainya tapi di sisi lain dari sisi lingkungan harus kita jaga,” tegas Sugeng.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 2026

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 20260

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 20260

    Penundaan Keberangkatan Terindikasi TPPO Jangan Berhenti sebagai Tindakan Administratif

    11 September 20260

    LPS Harus Pulihkan Kepercayaan Masyarakat terhadap Asuransi

    11 September 20260

    Komisi II Dorong Penerapan Stelsel Aktif dan Interoperabilitas Data dalam RUU Adminduk

    10 September 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?