Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Isu Perdamaian Hingga Sosial Budaya Jadi Pembahasan dalam Forum IPPP
    DPR

    Isu Perdamaian Hingga Sosial Budaya Jadi Pembahasan dalam Forum IPPP

    redaksiBy redaksi25 Juli 202432 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Indonesia kembali menggelar Sidang Indonesia–Pacific Parliamentary Partnership (IPPP) ke-2 yang dihelat pada  24 Juli hingga 26 Juli 2024, di Jakarta. Pada pertemuan Parlemen Indonesia dan Parlemen-Parlemen Negara Pasifik tersebut, Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Putu Supadma Rudana mengungkap setidaknya ada tiga isu penting yang akan didorong untuk menjadi komitmen bersama. 

    Ia merinci, isu pertama adalah mengenai perdamaian dan keamanan kawasan. Ia menggarisbawahi perdamaian dan keamanan kawasan menjadi modal utama terbesar dalam hubungan Indonesia dengan negara-negara Pasifik.

    “Kami dari kemarin sudah menerima mereka untuk bertemu, menyambut mereka, lalu soft diplomacy pendekatan seni budaya, kita mungkin bernyanyi bersama dan band nya itu satu grup dari Papua,  juga kita berharap ini mendekatkan hubungan kita dengan mereka,” kata Putu kepada medpolindo.com, usai opening ceremony Sidang IPPP ke-2, di Hotel Fairmount, Jakarta, Kamis (25/7/2024).

    Isu kedua, adalah isu mengenai pembangunan kerja sama ekonomi yang inklusif. Hal ini menurutnya penting dimana masyarakat diharapkan dapat terlibat dan mendapatkan manfaat dari kerja sama ekonomi tersebut.

    “Tidak hanya membahas tentang isu-isu tradisional perbatasan, tapi lebih membangun kerja sama misalnya investasi, perdagangan, bagaimana kita mendorong agar kita juga aktif memberikan dukungan capacity building kepada mereka, karena kita punya banyak BUMN untuk hadir di situ, dan bahkan ke depan akan menguntungkan, impactnya banyak hal tidak hanya secara hubungan ekonomi yang baik, yang ujungnya juga akan memberikan respect dari mereka kepada kita untuk integritas teritorial,” jelas Politisi Fraksi Partai Demokrat ini.

    Selain itu, konsep ekonomi biru atau yang juga dikenal sebagai ekonomi laut atau ekonomi maritim, juga akan terus dikawal dalam pembahasan bersama negara-negara Pasifik. Hal ini mengingat Indonesia dan negara-negara Pasifik memiliki kawasan laut yang begitu luas.

    Lebih lanjut, isu ketiga adalah mengenai kerja sama dalam bidang sosial dan budaya. Dalam hal ini pendidikan, pariwisata dan hubungan antar  juga menjadi perhatian penting dalam diskusi dengan parlemen-parlemen negara Pasifik. Dimana, Indonesia sendiri, lanjut Putu, selalu berkomitmen dalam pemerataan pembangunan.

    “Kita ingin me-mainstreaming, agar mereka paham kita memberikan komitmen pembangunan, dari parlemen mendorong pemerintah agar pemerataan pembangunan baik di barat dan timur itu setara. dengan hubungan sosial-budaya penghormatan terhadap budaya, menghargai budaya, akhirnya ada respect, dia kenal maka dia ikut sayang,” tutupnya. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Gantikan Purbaya, Wihadi Harap Suahasil Perkuat Sistem Keuangan dan Penerimaan APBN

    14 September 2026

    Pembahasan RUU Reforma Agraria akan Diselaraskan dengan RUU Masyarakat Adat

    13 September 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Gantikan Purbaya, Wihadi Harap Suahasil Perkuat Sistem Keuangan dan Penerimaan APBN

    14 September 20260

    Pembahasan RUU Reforma Agraria akan Diselaraskan dengan RUU Masyarakat Adat

    13 September 20260

    Komisi III Dukung Polda Metro Jaya Usut Dugaan Eksploitasi Anak dalam Kerusuhan 27 Agustus

    13 September 20260

    Jemaah Lansia dan Pendampingnya Dapat Ditempatkan dalam Satu Syarikah

    13 September 20260

    Sari Yuliati Desak Evaluasi Menyeluruh Kasus 352 Siswa Keracunan MBG

    12 September 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?