Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda ยป TKN Prabowo-Gibran Minta Relawan Tak Menyerang Pribadi Capres Lain
    Nasional

    TKN Prabowo-Gibran Minta Relawan Tak Menyerang Pribadi Capres Lain

    redaksiBy redaksi2 Desember 202302 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Wakil Komandan Tim Penggalangan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Sangap Surbakti mengajak seluruh relawan mengampanyekan Prabowo-Gibran di seluruh wilayah Indonesia menggunakan cara-cara yang santun dan tak menyerang pribadi dua kandidat Capres-Cawapres lainnya.

    Kata Sangap, kandidat yang maju dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang merupakan Putra-Putra terbaik bangsa yang dipilih Partai Politik dan ditawarkan kepada rakyat agar dipilih sebagai pemimpin bangsa Indonesia lima tahun mendatang. 

    Oleh karenanya, cara-cara berpolitik dengan menyerang pribadi calon dinilai Sangap tak sesuai adab ketimuran.

    “Yang kita soroti itu tentunya Visi-Misi pasangan yang maju dan dikonversi dengan pengalaman yang dimiliki kandidat itu. Menyerang personal tak sesuai adab kita, Pak Prabowo dan Mas Gibran juga sudah menyampaikan, jangan menyerang pribadi capres dan cawapres lainnya,” ujar Sangap di sela-sela Rakornas TKN Prabowo-Gibran di Hotel Borubudur, Jakarta, Sabtu, 2 Desember 2023.

    Selain tak menyerang pribadi dua pasangan lainnya, sambung Sangap, dirinya juga mengajak para relawan yang sudah berkeringat mengampanyekan Prabowo-Gibran untuk tidak gampang tersulut emosi ketika mendapati serangan dari tim pemenangan dua kandidat Capres-Cawapre lainnya.

    Kedewasaan dalam kampanye, menurut Sangap, juga dapat memenangkan empati para pemilih. Pemilih diyakini cenderung memilih pasangan Capres-Cawapres yang tak banyak bermain drama.

    “Pemilih kita itu semakin hari semakin cerdas. Mereka semakin paham, yang menyerang dengan cara-cara tak beradab dan cenderung menghasut itu merupakan pihak yang ketakutan mengalami kekalahan. Untuk itu jangan terpancing emosi jika di lapangan ada tim dari paslon lain menghasut,” papar Sangap.

    Dosen Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia ini menyarankan, bila relawan Prabowo-Gibran menemukan pihak yang menghasut pasangan Prabowo-Gibran di lapangan pada masa kampanye, para relawan tersebut diminta merangkul dan mengajak dialog mereka.

    “Jangan sedikit-sedikit lapor polisi dan seterusnya. Ajak saja ngopi, dialog untuk menyadarkan para penghasut itu,” tandasnya.

    Prabowo Subianto
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Prabowo Subianto Targetkan Indonesia Jadi Pelopor Energi Bersih Dunia

    15 Agustus 2025

    Pesan Prabowo di Parlemen OKI: Palestina Butuh Langkah Nyata, Tidak Perlu Resolusi Lagi!

    14 Mei 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    PT TASPEN, THR Pensiun 2026 Pecah Rekor

    6 Maret 20260

    Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

    5 Maret 20260

    Perkuat Hubungan Dagang, BKSAP Dorong Kebijakan Bebas Visa Indonesia dan Mongolia

    5 Maret 20260

    Komitmen Komisi III Perkuat Penegakan Hukum yang Adil dan Berorientasi Perlindungan Masyarakat

    5 Maret 20260

    Sidang Uji Materi UU Cipta Kerja, DPR Pastikan Perlindungan Pengguna Telekomunikasi

    4 Maret 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?