Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Tinjau Pemeliharaan Mangrove Desa Lontar, DPR: Banyak yang Mati!
    DPR

    Tinjau Pemeliharaan Mangrove Desa Lontar, DPR: Banyak yang Mati!

    redaksiBy redaksi30 November 202302 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Tim Kunjungan Kerja Spesifik (Kunsfik) Komisi IV DPR RI melakukan peninjauan progress pemulihan pemeliharaan tanaman mangrove yang ada di Desa Lontar, Tirtayasa, Kabupaten  Serang, Banten.

    Peninjauan tersebut berkaitan pula dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dampak dari COVID-19 lalu yang dicanangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

    Diketahui, pada 2020, Menteri LHK Siti Nurbaya telah melakukan penanaman mangrove dalam rangka untuk mencegah abrasi di daerah tersebut.

    “Kita melihat bahwa pertumbuhan dari mangrove yang sudah ditanam sejak 2020 ini tidak terlalu tumbuh dengan baik, banyak yang mati. Dari laporan, terdapat 30 persen (tanaman mangrove) yang mati dikarenakan cuaca yang sangat panas menyebabkan pertumbuhan dan perkembangannya tidak sempurna,” ujar Anggota Komisi IV DPR RI Nur’aeni di sela-sela kunsfik, di Banten, Kamis (30/11/2023).

    Meski dilanda cuaca yang sangat panas ekstrem, namun para pembudidaya mangrove setempat, tak khawatir untuk melanjutkan inisiatif menjaga tiap tanaman mangrove yang bisa dipertahankan. Bahkan, para pembudidaya mangrove ini melakukan kolaborasi dengan perusahaan melalui program Cooperate Social Responsibility (CSR) yang dapat dilakukan secara baik.

    ­“Karena itu, kami mendorong untuk menjadi bagian dari evaluasi bahwa penanaman mangrove ini memiliki manfaat yang bagus sekali. Di samping bisa untuk menyerap CO2, mangrove juga bisa menahan abrasi juga untuk berkembangnya beberapa jenis ikan, udang, bandeng, dan sebagainya. Akan tetapi kalau saya lihat program ini tidak diimbangi dengan pemeliharaannya yang menyebabkan sekali ditanam lalu tidak diurus. Sehingga, ini jadi bahan pertimbangan kami untuk evaluasi dengan Menteri terkait,” tutup Politisi Fraksi Partai Demokrat itu.

    Hadir pula dalam kesempatan ini perwakilan dari Pemprov Banten, Bupati Serang, Ditjen PDASLH KLHK, Ditjen Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut KKP, dan masyarakat pesisir pembudidaya mangrove.

    DPR RI
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fraksi Gerindra DPR RI Tinjau Langsung Gudang Bulog Gumilir

    6 Mei 2026

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Fraksi Gerindra DPR RI Tinjau Langsung Gudang Bulog Gumilir

    6 Mei 20260

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 20260

    PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

    4 Mei 20260

    Rumah Bilik Bambu di Tengah Kota, Sarifah Perjuangkan Bedah Rumah untuk Konstituen

    4 Mei 20260

    Waka DPR Apresiasi Sanimas, Bantu Akses Sanitasi Masyarakat

    4 Mei 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?