Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda ยป Fadli Zon Ajak Parlemen Dunia di Sidang Umum ke-147 IPU: Hentikan Perang terhadap Palestina!
    DPR

    Fadli Zon Ajak Parlemen Dunia di Sidang Umum ke-147 IPU: Hentikan Perang terhadap Palestina!

    redaksiBy redaksi26 Oktober 202322 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menyampaikan pesan perdamaian di acara forum internasional Sidang Umum ke-147 Inter-Parliamentary Union (IPU). Secara tegas, Fadli mengajak Majelis Umum IPU untuk menghentikan perang terhadap Palestina. BKSAP DPR RI mengajukan resolusi yang secara komprehensif menangani kejahatan perang Rakyat Palestina dan menyerukan solusi jangka panjang untuk menciptakan negara yang mandiri. 

    “Kami berkumpul di sini untuk bekerja sama mengambil tindakan parlemen perdamaian dan keadilan. Dan sekarang, tantangan terbesarnya adalah bagaimana dan kapan melakukannya, segera hentikan perang terhadap Palestina yang masih mengalaminya kolonisasi dan aneksasi dari Israel,” tandas Fadli saat Sidang Umum ke-147 IPU ke-147 di Luanda, Angola, Kamis (26/10/2023). 

    Dalam forum tersebut, Fadli pun berupaya memberikan pemahaman agar sejarah kelam kolonialisme tidak terulang lagi. Dia mengungkapkan, sebagian besar negara-negara Asia dan Afrika diduduki dan dijajah oleh kekuatan Barat. Kemudian pada periode tahun 1940an hingga tahun 1950an, beberapa negara di Afrika dan Asia termasuk Indonesia telah memimpin perjuangan melawan kolonialisme dan pencarian kemerdekaan. 

    “Kami memprakarsai dan memimpin momen bersejarah Asia-Afrika Konferensi tahun 1955 di Bandung untuk menggalang solidaritas di kalangan Asia dan negara-negara Afrika,” ungkap Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

    Menurutnya, saat ini masih ada mentalitas neo-kolonial dalam konteks Palestina, sejarah menunjukkan hal itu. Nazi melakukan genosida terhadap orang Yahudi Eropa selama Perang Dunia II. Tapi sekarang, Israel melakukan genosida dan pembersihan etnis (ethnic cleansing) serupa terhadap warga Palestina. “Upaya kami untuk mengakhiri kekejaman, menghentikan pembunuhan, dan melindungi hak-hak warga Palestina,” ujar Fadli. 

    Sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia, komitmen Indonesia terhadap perdamaian dunia dan keadilan yang menyeluruh tidak tergoyahkan. “Mari kita pastikan bahwa dunia kita tidak baik-baik saja. Bebaskan dunia internasional dari kekerasan, ketidakadilan, dan hapus mentalitas neo-kolonial,” tandas Anggota Komisi I DPR RI ini. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Negara Perlu Lindungi Produk Petani Lokal

    23 September 2026

    Terminal Lama Mandai Dipakai TNI AU, Hamka Minta Kesepakatan Diperjelas

    23 September 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Negara Perlu Lindungi Produk Petani Lokal

    23 September 20260

    Terminal Lama Mandai Dipakai TNI AU, Hamka Minta Kesepakatan Diperjelas

    23 September 20260

    Legislator dan Eks Pimpinan KPK Setuju Perampasan Aset Perkuat Penegakan Hukum

    23 September 20260

    Kebijakan Negara Harus Berpihak kepada Petani

    22 September 20260

    Tata Niaga Impor Tembakau Perlu Dikendalikan

    22 September 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?