Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Nihayatul Wafiroh: Sektor Ketenagakerjaan Tumbuh Baik di Era Presiden Jokowi
    DPR

    Nihayatul Wafiroh: Sektor Ketenagakerjaan Tumbuh Baik di Era Presiden Jokowi

    redaksiBy redaksi2 Mei 202303 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Masa pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) diwarnai dengan berbagai peristiwa penting global yang mengiringi perjalanan ekonomi nasional, terutama sektor Ketenagakerjaan. Peristiwa global itu antara lain perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, perang Rusia-Ukraina, serta pandemi Covid-19.

    Meski dihadapkan pada sekian tantangan global tersebut, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nihayatul Wafiroh menyatakan, sektor Ketenagakerjaan Indonesia di era Jokowi tetap memainkan peranan penting, bahkan terus tumbuh signifikan.

    “Saya di Komisi IX sehari-hari memantau terus sektor Ketenagakerjaan, karena memang ini tupoksinya. Saya melihat bahwa sektor Ketenagakerjaan di era pak Jokowi ini tumbuh baik, perannya begitu penting terutama dalam konteks pemulihan ekonomi,” kata Nihayatul dalam keterangan tertulisnya kepada medpolindo.com, Senin (1/5/2023).

    Perempuan yang akrab disapa Ninik itu berujar, hubungan industrial di era Jokowi saat ini berjalan begitu harmonis. Menurutnya pengusaha memainkan peran positif untuk bersama-sama meningkatkan kesejahteraan para pekerja.

    “Di era pak Jokowi hubungan industrial begitu harmonis. Kita bisa melihatnya dari data PHK dari tahun ke-tahun terus mengalami penurunan. Tahun 2020 misalnya mencapai 386 ribu lebih PHK, tapi tahun 2022 turun drastis di angka 22.114 PHK. Ini satu bukti hubungan industrial berjalan baik,” ujarnya.

    Indikasi lain perkembangan sektor Ketenagakerjaan adalah Lembaga Kerjasama Bipartit atau disingkat LKS Bipartit. Ninik menyatakan, LKS Bipartit atau forum komunikasi dan konsultasi hubungan industrial di era Jokowi juga mengalami peningkatan signifikan.

    Menurut Ninik, terdapat sebanyak 23.805 LKS Bipartit pada tahun 2022, tumbuh pesat dibanding periode 2020 sebanyak 18.868 dan periode 2021 sebanyak 21.567 LKS Bipartit. “Belum lagi sekarang ini semakin banyak perusahaan yang menerapkan Struktur Skala Upah. Data yang saya pegang ada 59.608 perusahaan yang menerapkan aturan ini, ya tentu dampaknya sangat positif bagi para pekerja, para buruh,” urai Ninik.

    Di samping itu, legislator asal Dapil Jawa Timur III itu menambahkan, rata-rata upah minimun di Indonesia juga mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Ia merinci pada tahun 2020 rata-rata upah minimum adalah Rp. 2.455.662, sementara tahun ini mencapai Rp. 2.923.309.

    Tak kalah penting adalah program jaminan sosial bagi para pekerja atau buruh yang juga mengalami peningkatan. Ninik berkata, saat ini semakin banyak buruh yang mendapatkan jaminan sosial di banding era pemerintahan sebelum Jokowi.

    “Teman-teman buruh yang aktif maupun tidak aktif dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan itu tahun ini mencapai 35 juta jiwa. Lalu perusahaan yang sudah meneken kontrak dengan BPJS juga bertambah, sekarang ini mencapai 735.295 perusahaan,” ungkap Ninik.

    “Jadi kalau ada yang bilang sektor ketenagakerjaan di era pak Jokowi ini nilai merah, dapat rapir merah, itu datanya dari mana? Kalau hanya berdasarkan asumsi sebaiknya jangan diungkap ke publik,” sambung Ninik.

    DPR RI Ekonomi Jokowi Ketenagakerjaan
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Petugas TNI/Polri Ditambah Dua Kali Lipat, Dini Rahmania: Harus Skema Khusus, Jangan Kurangi Kuota Petugas Haji!

    19 Januari 2026

    Dukung KLH Gugat 6 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatra, Ateng Sutisna: Mereka Punya Utang Ekologis kepada Rakyat!

    19 Januari 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Petugas TNI/Polri Ditambah Dua Kali Lipat, Dini Rahmania: Harus Skema Khusus, Jangan Kurangi Kuota Petugas Haji!

    19 Januari 20260

    Dukung KLH Gugat 6 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatra, Ateng Sutisna: Mereka Punya Utang Ekologis kepada Rakyat!

    19 Januari 20260

    Sampaikan Empati Mendalam, Mori Hanafi: Fasilitas Bandara Mewah Tak Berarti Tanpa Jaminan Keamanan Penumpang!

    18 Januari 20260

    Tuntutan Publik Era Digital ‘Luar Nalar’, Aria Bima: Kantor Pertanahan Tak Bisa Lagi Pakai Cara Konservatif!

    18 Januari 20260

    BPN Krisis SDM, Sertifikasi Tanah Tak Akan Selesai Tanpa Keterlibatan Pemda!

    17 Januari 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?