Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Ke Pasar Wonokromo, Muhtarom Harap Tak Ada Kenaikan Signifikan Harga Pangan Jelang Idulfitri
    DPR

    Ke Pasar Wonokromo, Muhtarom Harap Tak Ada Kenaikan Signifikan Harga Pangan Jelang Idulfitri

    redaksiBy redaksi31 Maret 202322 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi IV DPR RI Muhtarom/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Tim Komisi IV DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspik) ke Pasar Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur. Kunspik ini ditujukan untuk memantau ketersediaan dan harga pangan, baik selama Bulan Ramadan maupun jelang Idulfitri.

    Diketahui, kenaikan harga pangan saat Ramadan dan jelang Idulfitri adalah fenomena berulang yang seolah tak terhindarkan bagi rakyat Indonesia. Karena itu, dalam Kunspik itu, Anggota Komisi IV DPR RI Muhtarom berharap tak ada kenaikan signifikan harga pangan di dua momentum itu.

    “Harga-harga di minggu pertama Ramadan ini masih relatif stabil. Kita berharap dari sekarang hingga Idulfitri nanti tidak ada kenaikan yang secara signifikan. Sehingga, harga-harga komoditas pangan masih bisa dijangkau oleh masyarakat, kondisi harga pangan saat ini masih wajar dan dapat ditolerir,” ujarnya di sela-sela mengikuti Kunspik, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (30/3/2023).

    Dirinya menambahkan bahwa, untuk beras medium juga masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), sedangkan untuk harga telur ayam masih berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP). Karena itu, Muhtarom menilai, meski sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, namun tidak lebih dari 10 persen. 

    “Harga daging sapi tercatat Rp120.000/kg (HAP Rp140.000/kg), daging ayam ras Rp32.000/kg (HAP Rp36.750/kg), telur ayam Rp30.000/kg (HAP 27.000/kg), beras medium Rp9.450/kg (Harga Eceran Tertinggi/HET Rp9.450), dan cabai merah keriting Rp32.000/kg (HAP) Rp37.000-55.000/kg),” urai Politisi Fraksi PKB ini.

    Kemudian, cabai rawit merah Rp50.000/kg (HAP Rp40.000-57.000/kg), bawang merah Rp35.000/kg (HAP Rp36.500-41.500/kg), bawang putih Rp32.000/kg, minyak goreng (Minyakita) Rp14.000/liter (HAP Rp14.000/liter), dan gula konsumsi Rp13.500/kg (HAP Rp13.500-Rp14.500/kg.

    Bahan Pokok DPR RI Masyarakat
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 2026

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 20260

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 20260

    Penundaan Keberangkatan Terindikasi TPPO Jangan Berhenti sebagai Tindakan Administratif

    11 September 20260

    LPS Harus Pulihkan Kepercayaan Masyarakat terhadap Asuransi

    11 September 20260

    Komisi II Dorong Penerapan Stelsel Aktif dan Interoperabilitas Data dalam RUU Adminduk

    10 September 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?