Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Masyarakat Tidak Terurus, Yan Mandenas Minta Aparat Hukum Awasi Dana Otsus di Mimika
    DPR

    Masyarakat Tidak Terurus, Yan Mandenas Minta Aparat Hukum Awasi Dana Otsus di Mimika

    redaksiBy redaksi5 Maret 202322 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi I DPR RI Yan Permenas Mandenas dalam foto bersama usai kunjungan di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi I DPR RI Yan Permenas Mandenas mengatakan bahwa implementasi Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus (Otsus) Papua di Kabupaten Mimika perlu adanya pengawasan ketat dari Kejaksaan dan Kepolisian karena selama ini masyarakat tidak terurus dengan baik.

    “Ini menjadi tanda tanya besar, jadi untuk kedepan saya akan minta untuk Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) lebih detil dan transparan dalam melakukan audit pengawasan ketat,” katanya saat diwawancarai medpolindo.com di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (4/3/2023).

    Legislator Fraksi Partai Gerindra itu juga meminta pengawasan ketat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar anggaran yang ada di Kabupaten Mimika itu bisa bermanfaat untuk Timika dan juga orang asli Timika.

    “Tokoh agama juga telah menyampaikan bahwa disini tidak ada rumah sehat padahal APBD disini kan tertinggi di Papua. Kalau di Merauke Rp2,7 Triliun kalau disini saya yakin bisa tembus mencapai Rp4 Triliun per tahun, apalagi perubahan Freeport menjadi Usaha Pertambangan Khusus (UPK),” jelasnya.

    Legislator Daerah Pemilihan Papua itu menjelaskan bahwa masih banyak Kabupaten/Kota yang belum melaksanakan amanat dan implementasi Otsus dengan semangat, padahal pemberdayaan masyarakat Papua harus dilakukan baik untuk agama, adat maupun pemberdayaan masyarakat Papua sendiri. 

    “Mungkin kita harus evaluasi secara bertahap untuk Kabupaten/Kota yang ada di Papua kemudian pemerintah pusat memberikan rujukan pengarahan sehingga nanti mereka benar-benar bisa melaksanakan arahan-arahan dari Pusat agar implementasi Otsus ini bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten/Kota,” tutupnya. 

    DPR RI Fraksi PKS KPK Masyarakat Yan Mandenas
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Puan: Perlindungan Karhutla Harus Jangkau Petugas dan Relawan, Keluarga Tunggu Mereka Pulang

    25 Oktober 2026

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Rieke Soroti Persoalan Implementasi Kebijakan

    24 Oktober 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Puan: Perlindungan Karhutla Harus Jangkau Petugas dan Relawan, Keluarga Tunggu Mereka Pulang

    25 Oktober 20261

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Rieke Soroti Persoalan Implementasi Kebijakan

    24 Oktober 20260

    Mardani Soroti Harga Pangan dan Pemangkasan Anggaran Daerah di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

    24 Oktober 20260

    Program MBG Harus Terus Diperbaiki, Keamanan Pangan Jadi Prioritas

    24 Oktober 20260

    Hari Santri 2026, Puan Dorong Pesantren Terlibat Aktif dalam Pembangunan Nasional

    23 Oktober 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?