Langkah MIND ID membangun pabrik manufaktur emas logam mulia di Gresik dinilai mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi dari sumber daya emas nasional.

Peneliti Senior Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro, mengatakan selama ini Indonesia lebih banyak memperoleh keuntungan dari ekspor bahan mentah. Melalui hilirisasi, nilai ekonomi yang dihasilkan dapat meningkat signifikan.

“Kebijakan hilirisasi di mineral tentu memiliki nilai strategis jangka panjang bagi bangsa Indonesia,” kata Bawono saat dihubungi, Rabu, 3 Juni 2026.

Menurutnya, pengolahan emas di dalam negeri akan menciptakan efek ekonomi yang lebih besar dibanding menjual bahan mentah ke pasar global.

“Program hilirisasi tentu menghasilkan added value atau nilai tambah bagi bangsa ini. Nilai yang diperoleh jauh lebih besar dibanding hanya menjual komoditas mentah,” ujarnya.

Ia mencontohkan keberhasilan hilirisasi nikel yang kini menghasilkan produk bernilai tinggi seperti baterai kendaraan listrik.

“Misalnya nikel yang dihilirisasi menjadi baterai kendaraan listrik. Itu menunjukkan bagaimana sumber daya alam bisa memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar ketika diolah di dalam negeri,” tuturnya.

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version