Komisi XI DPR RI melakukan Kunjungan Kerja ke Yogyakarta, Provinsi DIY, dalam rangka meninjau efektivitas pendampingan kelompok tani (Gapoktan) sebagai strategi pengendalian inflasi pangan.

Hal itu karena Program Bank Indonesia (BI) DIY tersebut dinilai dapat menjadi model nasional untuk meningkatkan kapasitas produksi di sektor hulu dan menstabilkan harga komoditas strategis.

Anggota Komisi XI DPR RI, Kamrussamad, menjelaskan bahwa model pendampingan Gapoktan oleh BI DIY terbukti memberikan dampak terhadap kesiapan produksi pangan, termasuk penyesuaian musim tanam dan panen.

“Ada satu temuan program yang sangat penting dari BI DIY, yaitu edukasi, sosialisasi, dan pendampingan Gapoktan berbasis komoditas. Mereka dibimbing mengenai timeline musim hujan, musim kemarau, penyesuaian musim tanam, sampai dukungan sarana dan prasarana,” ujarnya saat diwawancarai medpolindo.com usai pertemuan di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (14/11/2025).

Menurutnya, keberhasilan model tersebut perlu direplikasi secara nasional mengingat inflasi pangan dipicu oleh masalah produksi, bukan hanya distribusi.

“Kalau ini menjadi benchmark di Jogja, saya yakin bisa diterapkan di Jawa Barat, Sumatera, Sulawesi, hingga Kalimantan. Ini langkah konkret yang akan kami dorong untuk diterapkan pada tahun 2026,” tegas Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Ia juga menilai bahwa penguatan kapasitas petani merupakan langkah yang sejalan dengan kebutuhan pengendalian inflasi nasional, terutama ketika inflasi pangan menanjak dan melampaui batas yang disepakati pemerintah dan DPR.

Program pendampingan petani tersebut dinilai dapat memperbaiki keseimbangan antara stabilitas harga dan produktivitas sektor riil, sebagaimana menjadi perhatian dalam pembahasan pengendalian inflasi nasional bersama Bank Indonesia dan BSBI.

Komisi XI berharap BI memperluas kerja sama dengan pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan pangan melalui pendekatan hulu yang lebih strategis. Dengan langkah tersebut, DPR optimistis stabilitas harga dapat dijaga beriringan dengan penguatan sektor riil dan daya beli masyarakat.

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version